kecelakaan di plumbon cirebon hari ini

CIREBON- Kecelakaan terjadi di Tol Palikanci atau Palimanan - Kanci arah Jakarta, termasuk wilayah Desa Plumbon, Kabupaten Cirebon, hari ini, Kamis, 7 April 2022. Berdasarkan laporan yang diterima radarcirebon.com, kecelakaan di Tol Palikanci terjadi pada hari ini, sekitar pukul 10.00 WIB. WargaDesa Kasugengan Kidul, Blok Petapean Rt.03 Rw.01, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon, ini mengalami kecelakaan kerja hingga akhirnya meninggal dunia di Rumah Sakit Mitra Plumbon, Rabu (20/5). Peristiwa yang menimpa karyawati pabrik tekstil di Plumbon itu terjadi sekitar pukul 02.30 Wib dini hari. MobilSamsat Keliling Cirebon hari ini, Sabtu (6/8/2022) beroperasi di lapangan bola kecamatan Plumbon pukul 08.30 sampai 11.00 WIB. Untuk diketahui bersama, bahwa layanan Samsat Online yang berlokasi di Cirebon ini dapat digunakan untuk perpanjangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang masa berlakunya akan habis. CIREBON- Korban kecelakaan di depan RS Mitra Plumbon merupakan warga Sumber Jaya, Kabupaten Majalengka. Korban yang sempat terjepit di badan truk dengan plat nomor E 8760 VT cukup lama, telah berhasil dievakuasi menggunakan mobil derek. Evakuasi tersebut cukup sulit karena tubuh korban hancur dan terjepit badan truk. Hancur Penampakan Mobil Tewaskan 6 Warga Batang di Cirebon. Enam orang tewas akibat kecelakaan di Kabupaten Cirebon. Korban seluruhnya warga Kabupaten Batang, Jawa Tengah. detikNews Rabu, 03 Mar 2021 12:03 WIB Truk Bermuatan Padi Seruduk Tiga Rumah di Cirebon. Truk menyeruduk tiga rumah di Jalan Sunan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon. Tidak ada korban jiwa dalam insiden kecelakaan lalu lintas tersebut. Mann Mit Grill Sucht Frau Mit Kohle T Shirt. CIBUBUR- Kecelakaan maut yang merenggut banyak korban terjadi di Jalan Alternatif Cibubur dari Cibubur kearah Cileungsi, Senin 12/7/2022. Terjadi kecelakaan maut yang melibatkan Truk Pertamina dengan pengendara motor di Jalan Alternatif Cibubur dari Cibubur kearah Cileungsi. Beberapa orang korban terlindas dan ada juga yang tertabrak akibat kecelakaan maut yang melibatkan truk pertamina tersebut. Beberapa diantaranya meninggal dunia. Belum dipastikan berapa orang yang menjadi korban dalam insiden kecelakaan maut tersebut. Seperti diposting di akun Twitter Radio Elshinta kecelakaan terjadi sekitar pukul 1550 WIB. " Terjadi kecelakaan Truk Pertamina dengan pengendara motor di Jalan Alternatif Cibubur dari Cibubur kearah Cileungsi. Pak Anto ElshintaNews," tulis akun Radio Elshinta. Beberapa netizen mengomentari insiden kecelakaan tersebut terkait keberadaan lampu merah yang dipasang di turunan. "Innalillahi wainnailaihi rojiun,,, harus diusut Kenapa lampu merah di kawasan cbd ada, sangat berbahaya sekali," tulis seorang netizen. "lampu merah turunan ini nih kacau! siapa ya yg bisa kasih izin bikin lampu merah di turunan!" tulis yang lainnya. "Parah emang ni lampu merah. Kok bisa mikir pasang lampu merah di situ," tulis netizen lainnya. "Innalillahi wainna ilaihi raajiun.. Ini efek dari turunan dan lampu merah. Selesai turunan langsung lampu merah, padahal sebelumnya ga ada lampu merah. Kebijakan yg aneh. Semoga korban bisa cepat dievakuasi dan mendapatkan penanganan," tulis netizen. "Innalillahi... Sebagai pengguna jalan jalur tersebut hampir setiap hari, lampu merah yg baru dipasang disitu malah jadi rawan kecelakaan. Sering banget liat motor yg papasan hampir tabrakan," keluh netizen yang lain. "Penempatan lampu merah di turunan jalan raya apakah sesuai standar?" "Walah disitu. Yg lampu merah ada perumahan baru ya? Aku juga ngeluh disana, Pas bawa truk, Gak ngotak banget asli, Pas turunan ada lampu merah," tulis netizen yang lainnya lagi. Laporan Wartawan Ahmad Imam Baehaqi CIREBON - Sebanyak tujuh kendaraan terlibat kecelakaan beruntun di KM 193 Tol Palimanan - Kanci Palikanci, Kamis 4/5/2023 sore kira-kira pukul WIB. Kasubnit 2 Unit Gakkum Satlantas Polresta Cirebon, Iptu Sugiharto, memastikan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi di wilayah Desa Pesanggrahan, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, itu. Adapun kendaraan yang terlibat kecelakaan itu, di antaranya, bus Sinar Jaya berpelat nomor B 7396 TGD, minibus Daihatsu Terios berpelat nomor B 2288 KU, truk boks berpelat nomor B 9600 KCF, truk boks berpelat nomor D 8449 FK, truk boks berpelat nomor H 8178 EQ, truk tronton boks berpelat nomor B 9434 BCZ, dan minibus Toyota Agya berpelat nomor B 2746 TFH. "Kecelakaan ini bermula saat Bus Sinar Jaya yang melaju dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta menabrak bagian belakang minibus Daihatsu Terios yang melaju di depannya," ujar Sugiharto saat ditemui di KM 193 Tol Palikanci, Kamis 4/5/2023 sore. Akibatnya, menurut dia, minibus Daihatsu Terios berwarna putih tersebut terdorong ke depan hingga menabrak truk boks berpelat nomor B 9600 KCF yang melaju searah dan berada persis di depannya. Baca juga Kecelakaan di Jalan Menurun, Truk Trailer Seruduk Pikap di Jalan Raya Bojonggaling Sukabumi Ia mengatakan, truk boks berpelat nomor B 9600 KCF itu pun kembali menabrak kendaraan truk boks lainnya. Kemudian berturut-turut hingga menabrak minibus Toyota Agya yang berada di paling depan. Minibus yang terlibat kecelakaan beruntun di KM 193 Tol Palikanci, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, Kamis 4/5/2023. ahmad imam baehaqi/tribunjabar Pihaknya menduga, pengemudi Bus Sinar Jaya kurang menjaga jarak dengan kendaraan yang melaju searah di depannya, sehingga terjadi kecelakaan beruntun di ruas Tol Trans Jawa tersebut. "Diduga pengemudi Bus Sinar Jaya kurang hati-hati, dan saat ini seluruh kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah dievakuasi ke kantor PT Jasa Marga Cabang Palikanci," kata Sugiharto. Bahkan, dalam peristiwa itu minibus Daihatsu Terios yang berwarna putih tampak masuk ke kolong truk boks dan terjepit bagian belakang kendaraan tersebut. Selain itu, kondisi Daihatsu Terios tersebut juga rusak parah, terutama di bagian ruang kemudinya, karena terjepit di kolong truk boks yang berada di depannya. Sejumlah petugas Satlantas Polresta Cirebon dan PT Jasa Marga Cabang Palikanci pun harus menggunakan kendaraan derek untuk menarik truk boks dan mengevakuasi minibus itu. Libatkan Tujuh Kendaraan Laporan Wartawan Ahmad Imam Baehaqi CIREBON - Sebanyak 12 korban luka-luka kecelakaan beruntun KM 150 Tol Cikopo - Palimanan Cipali dilarikan ke RS Mitra Plumbon, Kabupaten Cirebon. Hingga Minggu 23/8/2020 malam, tiga korban yang mengalami luka ringan telah diizinkan pulang dan menjalani rawat jalan. Kepala Cabang Jasa Raharja Jawa Barat, Hendri Afrizal, mengatakan, ada sembilan korban yang masih dirawat intensif di RS Mitra Plumbon. "Sembilan korban yang masih dirawat terdiri dari tiga orang luka berat dan enam luka ringan," kata Hendri Afrizal saat ditemui usai menjenguk para korban di RS Mitra Plumbon, Minggu 23/8/2020 malam. Ia mengatakan, secara umum kondisi sembilan korban yang masih dirawat tersebut stabil. Bahkan, para korban juga sadar dan bisa diajak berkomunikasi meski mengalami luka-luka. • Sempat Dibawa ke RS Mitra Plumbon Cirebon, 3 Korban Kecelakaan Beruntun di Tol Cipali Boleh Pulang • 12 Korban Luka-luka Kecelakaan Beruntun Tol Cipali Dirawat di RS Mitra Plumbon Cirebon Pihaknya memastikan kondisi seluruh korban membaik meski masih harus menjalani rawat inap. "Tadi malam kami cek langsung, kondisi mereka secara umum baik, sadar, dan bisa diajak komunikasi," ujar Hendri Afrizal. Hendri menyampaikan dari keterangan tim medis rata-rata para korban mengalami luka benturan dan lecet. Hal itu diakibatkan benturan dan serpihan material bus yang terguling usai menabrak truk dalam kecelakaan beruntun tersebut. "12 korban luka dan empat korban meninggal dunia merupakan penumpang Bus Widia," kata Hendri Afrizal. Diberitakan sebelumnya, tiga kendaraan terlibat kecelakaan beruntun di KM 150 Tol Cipali pada Minggu 23/8/2020 kira-kira pukul WIB. Kecelakaan beruntun yang melibatkan bus, elf, dan truk itu mengakibatkan empat orang meninggal dunia, serta 12 orang luka-luka. Laporan Wartawan Ahmad Imam Baehaqi CIREBON - Sebanyak 12 korban luka-luka kecelakaan beruntun KM 150 Tol Cikopo - Palimanan Cipali dilarikan ke RS Mitra Plumbon, Kabupaten Cirebon. Hingga Minggu 23/8/2020 malam, tiga korban yang mengalami luka ringan telah diizinkan pulang dan menjalani rawat jalan. Kepala Cabang Jasa Raharja Jawa Barat, Hendri Afrizal, mengatakan, ada sembilan korban yang masih dirawat intensif di RS Mitra Plumbon. "Sembilan korban yang masih dirawat terdiri dari tiga orang luka berat dan enam luka ringan," kata Hendri Afrizal saat ditemui usai menjenguk para korban di RS Mitra Plumbon, Minggu 23/8/2020 malam. Ia mengatakan, secara umum kondisi sembilan korban yang masih dirawat tersebut stabil. Bahkan, para korban juga sadar dan bisa diajak berkomunikasi meski mengalami luka-luka. • Sempat Dibawa ke RS Mitra Plumbon Cirebon, 3 Korban Kecelakaan Beruntun di Tol Cipali Boleh Pulang • 12 Korban Luka-luka Kecelakaan Beruntun Tol Cipali Dirawat di RS Mitra Plumbon Cirebon Pihaknya memastikan kondisi seluruh korban membaik meski masih harus menjalani rawat inap. "Tadi malam kami cek langsung, kondisi mereka secara umum baik, sadar, dan bisa diajak komunikasi," ujar Hendri Afrizal. Hendri menyampaikan dari keterangan tim medis rata-rata para korban mengalami luka benturan dan lecet. Hal itu diakibatkan benturan dan serpihan material bus yang terguling usai menabrak truk dalam kecelakaan beruntun tersebut. "12 korban luka dan empat korban meninggal dunia merupakan penumpang Bus Widia," kata Hendri Afrizal. Diberitakan sebelumnya, tiga kendaraan terlibat kecelakaan beruntun di KM 150 Tol Cipali pada Minggu 23/8/2020 kira-kira pukul WIB. Kecelakaan beruntun yang melibatkan bus, elf, dan truk itu mengakibatkan empat orang meninggal dunia, serta 12 orang luka-luka. Artikel ini telah tayang di dengan judul 9 Korban Kecelakaan Beruntun Tol Cipali Masih Dirawat di RS Mitra Plumbon Cirebon, Begini Kondisinya, Ahmad Imam BaehaqiEditor Dedy Herdiana Video Editor Wahyudi Utomo Laporan Wartawan Ahmad Imam Baehaqi CIREBON - Dua truk terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalur Pantura, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, Selasa 3/8/2021 pagi. Dalam kejadian itu, seorang korban dinyatakan meninggal dunia dan tiga korban lainnya mengalami luka-luka. Kanit Laka Satlantas Polresta Cirebon, AKP Didi Wahyudi, mengatakan, dalam kejadian itu truk berpelat E 8760 VT menabrak truk gandengan berpelat nomor L 8197 UV yang berhenti di sisi kiri jalan. "Diduga pengemudi truk E 8760 VT tersebut kurang hati-hati dan kurang antisipasi," kata Didi Wahyudi saat ditemui di lokasi kejadian. Ia mengatakan, peristiwa itu bermula saat truk berpelat nomor E 8760 VT melintas dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah. Tiba-tiba truk tersebut menghantam bagian belakang truk gandengan yang berpelat nomor L 8197 UV. Akibatnya, bagian depan truk yang dikemudikan Jumadi Harja 59 warga Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka, tersebut ringsek. Baca juga KECELAKAAN MAUT di Banyumas, Tabrakan Beruntun Bus Sudiro dan 3 Mobil, 6 Meninggal, Ini Kronologinya Bahkan, Jumadi bersama dua orang lainnya yang menaiki truk itu pun mengalami luka ringan sehingga dilarikan ke RS Mitra Plumbon, Kabupaten Cirebon. "Dua korban tersebut bernama Solihin 29 dan Sudrajat 38. Mereka juga warga Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka," ujar Didi Wahyudi. Sementara seorang penumpang truk yang dikemudikan Jumadi juga diketahui meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban tersebut bernama Karnen 31 dan merupakan warga Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka. Beruntung, pengemudi truk gandengan tidak mengalami luka-luka dan kendaraannya pun hanya rusak ringan. "Jenazah korban meninggal dunia dievakuasi ke RSD Gunung Jati, Kota Cirebon," kata Didi Wahyudi. Baca juga Tabrakan Maut di Jalur Pantura Cirebon, Dua Truk Terlibat Kecelakaan, 1 Orang Tewas 3 Lainnya Luka

kecelakaan di plumbon cirebon hari ini