kata sapaan hormat kepada ayah

Kesimpulan Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti kata ayahanda adalah kata sapaan hormat kepada ayah. Contoh: Surat ayahanda sudah saya terima. Ayahanda memiliki arti dalam kelas nomina atau kata benda sehingga ayahanda dapat menyatakan nama dari seseorang, tempat, atau semua benda dan segala yang dibendakan. Umur Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama ternyata lebih tua dari mertuanya, Ipda Teguh Sriyono. Dengan kondisi seperti itu, Ahok panggil mertuanya dengan sapaan begini. Foto ayah Puput Nastiti Devi naik pangkat jadi sorotan.. Ahok terlihat bahagia bersama mertuanya. Keluarga kecil mantan Gubernur DKI Jakarta ini tertangkap kamera merayakan ulang tahun ayah Puput KataSapaan - Dalam suatu kata-kata ini dalam salam ini sering digunakan untuk menyampaikan kata-kata dalam pertemuan baik di berita maupun dalam suatu televisi. Penggunaan kata salam juga dijelaskan oleh adat istiadat setempat, keadaan, kebiasaan, dan percakapan. Tautan bahasa sering disembunyikan oleh elemen yang ditentukan dengan pengguna. Dear nomina kata benda kekasih. Saya membahas kalau kata dear sebenarnya adalah sebuah kata yang dipakai untuk mengungkapkan afeksi atau sapaan hormat kepada seseorang. Terjemahan untuk dear dalam kamus bahasa indonesia gratis dan banyak terjemahan bahasa indonesia lainnya. My dear selamat ulang tahun. Adjektiva kata sifat sayang. Surattidak rasmi ialah surat yang biasanya ditulis kepada ahli keluarga atau sahabat handai. kepada seorang kawan kamu untuk mengajaknya datang ke rumah kamu pada hujung bulan ini kerana buah-buahan di kebun ayah kamu sedang berbuah. (kanan) 3 Kata hadap atau pembuka kata dan kata-kata pujian. 4 Kata sapaan atau panggilan hormat (rapat Mann Mit Grill Sucht Frau Mit Kohle T Shirt. - Setiap bahasa di berbagai belahan dunia, memiliki struktur dan pakemnya sendiri. Salah satunya adalah adalah kalimat sapaan dalam bahasa Indonesia. Kalimat sapaan adalah kalimat yang digunakan untuk menyapa seseorang atau pihak kedua, baik tunggal ataupun jamak. Kalimat sapaan ini juga ada yang menggunakan bahasa formal atau bahasa nonformal. Memahami kata sapaan penting, salah satunya agar bisa berkomunikasi dengan benar. Dirangkum dari beberapa sumber berikut ulasannya, Rabu 5/10. Pengertian kalimat sapaan Kalimat sapaan adalah kalimat yang digunakan untuk menyapa seseorang atau pihak kedua, baik tunggal maupun jamak. Pada kalimat ini sering ditemui pada sebuah penyampaian kalimat berita baik di televisi maupun radio. Tak hanya itu kalimat sapaan juga sering digunakan pada kehidupan sehari-hari. Kalimat sapaan bisa disampaikan sebagai sapaan hormat, sapaan bisa sampai sapaan kasar. Penyampaiannya pun sesuai dengan kondisi saat melontarkan kalimat sapaan tersebut. Jenis kalimat sapaan 1. Kata ganti persona jenis sapaan yang menggantikan nomina peran dalam suatu kelompok. Kata ganti persona menjadi tiga yaitu kata ganti persona tunggal, kedua dan jamak. Contoh kata ganti persona Kata ganti persona tunggal aku, saya dan daku. Kata ganti persona kedua kamu dan engkau. Kata ganti persona jamak ia dan dia 2. Nama diri Nama diri sebagai kata sapaan yang merupakan nama seseorang misalnya, Putri, Karina, Dewi, Dimas, Anton, 3. Istilah kekerabatan Jika menyangkut kerabat maka yang muncul ayah, ibu, adik, nenek, kakak, kakek, paman, bibi dan banyak lagi. Tetapi, kerabat disini tidak selalu merujuk pada keluarga dengan hubungan darah. Digunakan secara umum dalam berkomunikasi dengan orang lain. 4. Gelar dan pangkat Kata sapaan yang didasarkan pada gelar dan pangkat seseorang. seperti dokter, kapten, ketua, pelatih. Penempatan kalimat sapaan Penyapaan adalah menyapa secara langsung baik ketika berhadapan ataupun melalui media seperti telepon atau media lainnya. Kalimat sapaan ini baru terjadi jika orang yang kita sapa adalah orang kedua atau lawan bicara, orang yang diajak bicara, bukan orang pertama pembicara atau orang ketiga orang yang dibicarakan. Contoh kata sapaan Ibu bertanya, "Pukul berapa Ayah akan berangkat ke Jakarta?" Kata ayah pada kalimat di atas adalah kata sapaan yang digunakan sebagai penyapaan karena digunakan untuk menyapa orang kedua orang yang diajak bicara. Kata sapaan harus ditulis dengan huruf kapital. Ayah berkata, "Sampaikan kepada ibu, hari ini, ayah akan pulang terlambat dari kantor" Kata ayah pada kalimat kedua di atas digunakan untuk menyapa orang pertama diri pembicara sendiri sehingga tidak termasuk sebagai penyapaan. Demikian pula dengan kata ibu pada kalimat tersebut bukan sebagai penyapaan karena mengacu pada orang ketiga yang dibicarakan. Dan sesuai pada Ejaan yang Disempurnakan, penulisan seperti ini tidak boleh diawali dengan huruf kapital. Magang Cut Raudhatus Syafiqah Alhamidy brl/lea Recommended By Editor Pengertian persamaan kata, jenis dan contoh penerapannya Contoh kalimat aktif dan kalimat pasif, perbedaan, dan fungsinya 77 Contoh kalimat seru, lengkap beserta ciri dan penjelasan fungsinya 63 Contoh kalimat ajakan, lengkap beserta ciri dan penjelasannya 45 Contoh kalimat kata ganti, lengkap dan mudah dipahami Menurut KBBI, ragam bahasa terdiri dari lima ragam, salah satunya adalah ragam hormat. Ragam hormat merupakan ragam bahasa yang dipakai jika lawan bicara adalah orang yang dihormati. Misalnya, orang yang lebih tua atau orang yang lebih tinggi untuk dipelajari, 12 kata dalam ragam hormat berikut bisa kamu praktikkan baik di lingkungan keluarga maupun sosial. So, simak sampai akhir, ya!1. Sebagai sapaan hormat kepada kakak laki-laki, kamu bisa menggunakan sebutan "abangda"ilustrasi seorang remaja Wooldridge2. Sedangkan untuk menyebut adik laki-laki, gunakan "adimas" agar terkesan menghormati, ya!ilustrasi seorang anak laki-laki Lawrence3. "Adinda" adalah kata sapaan kepada adik, baik itu adik laki-laki maupun perempuanilustrasi anak-anak karimi4. Terdengar familier, "ananda" merupakan sebutan anak dalam ragam hormat, lho. Sudah tahu?ilustrasi ibu dan dua anaknya Dummer5. Gunakan "ayahanda" sebagai bentuk sapaan hormat kepada ayah. Sementara bentuk tidak bakunya, yaitu "ayanda"ilustrasi ayah dan putrinya Studio6. Kamu punya kakak perempuan? Gunakan saja sapaan hormat "ayunda" untuk menyapanyailustrasi kakak beradik Peterson Baca Juga Catat, Ini 6 Kosakata dalam Bahasa Talaud yang Terdaftar di KBBI 7. Memiliki arti yang berbahagia dan mulia, "baginda" adalah gelar atau sapaan kepada rajailustrasi patung raja Untuk menghormati orang yang sedang dibicarakan, gunakan "beliau" untuk menyebut orang tersebutilustrasi seorang pekerja Distel9. "Eyang" bisa digunakan untuk menyebut kakek atau nenek, lho!ilustrasi nenek dan kakek Liu10. Sudah tahu "pakanira" adalah sapaan hormat selain Anda? Tidak melulu menggunakan kata kamu, ya!ilustrasi seorang pria mars11. Selanjutnya, ada "pamanda" yang digunakan sebagai sapaan hormat kepada pamanilustrasi paman dan dua keponakannya Dumlao12. Selain hormat, "suaminda" bisa kamu gunakan agar terkesan lebih romantis dengan suamiilustrasi pasangan suami istri TapertTernyata banyak cara untuk menyebut orang lain. Selain sebagai sapaan hormat, ragam bahasa tersebut terdengar lebih puitis dan romantis. Apakah kamu tertarik untuk mempraktikkannya? Baca Juga 11 Kosakata Bidang Hukum dalam KBBI yang Sering Ditulis Keliru IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis. Salah satu di antara jenis-jenis kalimat sapaan yang ada adalah kalimat sapaan hormat. Kalimat sapaan ini merupakan kalimat sapaan yang sering dipakai dalam situasi formal. Maka tak heran, bila bahasa yang dipakainya pun juga bahasa yang formal. Pada artikel kali ini, kita akan mengetahui seperti apa contoh dari jenis kalimat sapaan ini. Adapun beberapa contoh kalimat sapaan hormat tersebut adalah sebagai berikut ini! Selamat datang, tuan. Mari, saya bawa barang-barang bawaan tuan! Selamat siang, nyonya. Ada yang bisa saya bantu? Selamat malam, tuan dan nyonya. Mari, silakan dicicip hidangan yang telah kami sediakan! Selamat pagi, para hadirin sekalian. Mari, kita mulai saja agenda rapat kita hari ini! Selamat datang para tamu undangan sekalian. Kami persilakan untuk duduk di tempat yang telah kami sediakan. Selamat datang, Pak Handoko. Mari, saya antar bapak ke ruang pertemuan! Selamat siang, tuan dan nyonya. Ada yang bisa kami bantu? Selamat pagi saudara-saudara. Mari, kita mulai rapat hari ini dengan membaca doa bersama-sama! Selamat pagi, Pak Lurah. Kami di sini hanya ingin memberikan laporan kegiatan ini ke bapak. Selamat siang, nona. Mohon maaf jika kami mengganggu makan siang Anda. Selamat datang di hotel kami. Mau pesan kamar yang mana? Selamat datang di kantor kami. Ada yang bisa kami bantu? Selamat datang para hadirin sekalian. Pada kesempatan kali ini, marilah kita ucapkan puji dan syukur kepada Tuhan atas segala rahmat yang telah diberikan oleh-Nya kepada kita semua. Selamat datang para hadirin sekalian. Pada kesempatan kali ini, saya selaku penyelenggara aca mengucapkan terima kasih atas kehadiran para hadirin sekalian pada acara kali ini. Selamat datang, Tuan dan Nyonya Purnama. Mari, saya antar ke aula! Selamat siang semuanya. Kita mulai saja agenda rapat hari ini. Selamat sore semuanya. Kita akhiri saja rapat pertemuan hari ini. Terima kasih atas partisipasi bapak/ibu sekalian Assalamualaikum warahmatullahi wabaraktuh. Mari kita ucapkan puji dan syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang telah diberi-Nya kepada kita, sehingga kita dapat berkumpul di tempat yang mulia ini. Permisi, bapak/ibu sekalian. Saya izin pamit keluar sebentar. Permisi, nona. Apakah ini sapu tangan kepunyaan nona? Selamat siang. Betulkah ini rumah Pak Santoso? Selamat sore. Bisa bicara dengan saudara Fauzi? Selamat siang. Bisa bcara dengan saudaara Gofar? Selamat datang para kolega sekalian. Terima kasih telah menyempatkan diri untuk hadir pada acara makan-makan hari ini. Selamat siang para tamu undangan sekalian. Kami persilakan untuk mencicipi hidangan yang telah kami sediakan! Selamat datang para panelis sekalian. Kita mulai saja acara diskusi hari ini. Demikianlah beberapa contoh kalimat sapaan hormat dalam bahasa Indonesia. Semoga bermanfaat dan mampu menambah wawasan bagi para pembaca sekalian, baik itu mengenai kalimat sapaan khususnya, maupun materi pembelajaran bahasa Indonesia pada umumnya. Mohon dimaafkan pula jika terdapat kekeliruan yang terkandung di dalam artikel kali ini. Jika pembaca ingin menambah referensi soal kalimat sapaan atau jenis kalimat lainnya, maka pembaca bisa membuka beberapa artikel berikut, yaitu contoh kalimat sapaan dan ekspresif, contoh kalimat sapaan dan bujukan, contoh kalimat sapaan dan seruan, contoh jenis-jenis kalimat sapaan, contoh kalimat sapaan biasa, dan contoh kalimat akronim. arti, contoh, fungsi, jenis, kalimat, kata, macam, makna, pengertian, penulisan ← Previous Next → Wong Palembang terkenal akan logat bahasanya yang selalu disertai huruf o di akhir. Pelafalannya yang ciri khas itu membuat mudah untuk dikenali. Apo? Kemano? Ngapo? dan sebagainya. Kalau yang sudah pernah bergaul dengan wong kito pasti paham dan akrab dengan kata-kata tersebut. Hingga terkadang seringkali menimbulkan salah pengertian. Padahal tidak semua kata dalam Bahasa Palembang diakhiri dengan huruf o. Beberapa kata malah masih menggunakan bahasa Indonesia asli. Sebelum mengenal lebih jauh tentang bahasa Palembang, kita memulainya terlebih dahulu dari kalimat sapaan. Orang Palembang biasa menggunakan kalimat sapaan, umumnya kepada orang yang lebih tua. Tujuannya untuk menghormati kaum tetua. Jika seumuran cenderung lebih sering memanggil dengan nama asli. Tapi rupanya beberapa kata sapaan ternyata susah dilafalkan oleh orang di luar Palembang. Berikut beberapa sapaan khas Kota Palembang 1. Uwak Ini ditujukan untuk sapaan kepada kakak laki-laki dan perempuan dari ibu dan ayah kita. Orang Palembang mengenal tiga tingkatan penyebutan uwak ini. Uwak tertua dipanggil dengan sebutan Wakcak Uwak besak / uwak besar. Uwak yang berada di tengah-tengah dipanggil Wakcek. Sementara itu untuk uwak termuda mendapat panggilan Wakcik Uwak kecik / uwak kecil. 2. Mang dan Bik Panggilan kesayangan ini ditujukan untuk sapaan kepada om dan tante atau adik dari ibu dan ayah kita. Bisa juga panggilan kepada orang yang lebih tua dari kita. Mang panggilan untuk laki-laki, dan bik untuk perempuan. Sapaan ini juga mengenal tiga tingkatan; Mangcak dan Bicak untuk om dan tante tertua, Mangcek dan Bicek untuk om dan tante yang berada di tengah-tengah, dan Mangcik dan Bicik untuk om dan tante yang termuda. Bisa juga sapaan ini ditujukan untuk orang luar yang lebih tua dari kita. 3. Yayi, Nyai Ini merupakan panggilan untuk kakek dan nenek. Yayi panggilan untuk kakek, sedangkan nyai panggilan untuk nenek. 4. Ubak, Umek Sapaan diatas ditujukan untuk panggilan kepada ayah dan ibu kita. Ubak panggilan untuk ayah, sementara Umek panggilan untuk ibu. Kedua panggilan tersebut bisa disingkat menjadi Bak dan Mek. Namun sayangnya panggilan ini sudah sangat jarang digunakan oleh masyarakat Palembang. Umumnya sudah tergantikan dengan berbagai panggilan ayah dan ibu dalam Bahasa Indonesia. 5. Cek Orang luar Palembang sering kesulitan melafalkan kata “Cek”. Panggilan ini sebenarnya ditujukan untuk sapaan hormat kepada perempuan yang usianya sebaya dengan kita. Atau memiliki selisih umur yang tak terlalu jauh. Bisa juga sebagai sapaan untuk kakak perempuan kandung. Selain sapaan “cek”, orang Palembang juga biasa memanggil dengan sebutan “Ayuk” dan “Yukcek”. Itulah berbagai kata sapaan atau panggilan hormat ala wong Palembang. Mudah-mudahan menjadi tambahan pengetahuan bagi sobat-sobat sekalian. Jangan lupa praktekan kata-kata sapaan diatas bila berkunjung ke Palembang. Salam hangat dari Molzania. ^_^ 60,575 Views Pos terkaitRekomendasi Selimut yang Buat Kualitas Tidur Anda Meningkat, Apa Saja?Review KiriminAja, Kirim Paket Lancar Jaya50 Tahun Indonesia-Korsel, Jalin Pertukaran Budaya Lewat Kolaborasi Edukatif Pada umumnya, kata sapaan ini dimanfaatkan ketika bertemu seseorang, baik orang yang dikenal atau bahkan kepada orang yang belum kata ini sangat penting untuk dipelajari agar kalian dapat mengetahui bagaimana kata sapaan yang baik sehingga kalian dapat mengembangkan etika serta tata cara yang baik pada saat bertemu dengan Kata SapaanCiri – Ciri Kata SapaanJenis Kata SapaanJenis Kalimat SapaanContoh Kata SapaanSecara umum, kata sapaan merupakan suatu kata yang dipakai untuk menegur sapa orang yang tengah diajak berbicara orang kedua ataupun untuk menggantikan nama dari orang atau kata sapaan ini kerap kali digunakan di dalam suatu penyampaian kalimat berita baik itu di acara televisi ataupun di kata sapaan tersebut sangat terikat dengan adat kesantunan, adat – istiadat setempat, dan situasi serta keadaan mengapa, kaidah kebahasaan kerap kali terkalahkan oleh adat kebiasaan yang berlaku di daerah tempat bahasa Indo­nesia tumbuh dan juga uang perlu kalian ingat, di dalam hal ini ialah cara penulisan kata kekerabatan yang dipakai sebagai kata sapaan, yaitu ditulis dengan menggunakan huruf awal huruf – Ciri Kata SapaanBerikut adalah ciri dari kata sapaan yang perlu kalian ketahui, yaituKata sapaan tidak memiliki perbendaharaan kata sendiri, melainkan memakai kata – kata dari perbendaharaan nama diri serta kata nama utuh GilangLi Bentuk utuh AliBu Bentuk utuh IbuPak Bentuk utuh BapakYah Bentuk utuh AyahJenis Kata SapaanKata sapaan terdiri dari beberapa jenis, diantaranya ialah sebagai berikut1. Istilah dalam KekerabatanBeberapa kata sapaan yang masuk ke dalam istilah di dalam kekerabatan yakni Dik, Bapak, Kakek, Saudara, Kak dan datang, Saudara Saudari pagi, Pak. Bagaimana kabar Bapak hari ini?Pagi, Bu. Hari ini kita jadi ke sekolah, kan?Sore, Kak. Apakah ada yang dapat saya bantu?Halo, Dik. Saya mau numpang tanya arah untuk menuju alun – alun kota lewat mana, ya?2. Nama Diri baik orang maupun bendaBeberapa kata yang masuk ke dalam nama diri, baik orang ataupun benda yaitu orang Tuti, Safira, Gilang, Siska, benda si Kelinci, si Kancil, Raja Rimba, dan yang Galang. Lama tak berjumpa, Gilang. Bagaimana kabarnya?Hai, Safira. Apakah kamu memiliki waktu luang hari selasa?Selamat pagi, Raja Rimba yang Agung. Apa yang Anda inginkan untuk sarapan sore ini?Pagi, Kelinci. Bagaimana berburu mu semalam?3. Nama Jabatan / GelarBeberapa kata yang masuk ke dalam nama jabatan atau gelar yakni Gubernur, Bupati, Dokter, Jenderal, Profesor, Suster, dan yang datang, Profesor. Kami telah menunggu kedatangan Anda sejak pagi, Pak Bupati. Ini merupakan beberapa berkas yang perlu untuk Bapak pagi, Dok. Apakah saya sudah diperbolehkan pulang hari ini?Selamat pagi, Jenderal. Jadwal untuk hari ini telah kami Sus. Apakah Pak dokter sudah datang?4. Kata Ganti Beberapa kata yang masuk ke dalam kata ganti yaitu engkau, kamu, anda, saudara, nyonya, tuan, nona, dan yang lainnya mau makan apa hari ini?Permisi, sekarang giliran Anda untuk mengikuti tes apakah ada yang bisa saya bantu?Jika berkehendak, silahkan tuan mengikuti meeting lewat zoom nanti kamu sudah makan hari ini?5. Menunjukkan Rasa Hormat Beberapa kata yang masuk dalam menunjukan rasa hormat seperti yang terhormat, paduka yang mulia, dan terhormat kepala yang mulia, sekarang sudah saatnya makan Kata Nama PelakuBeberapa kata yang masuk ke dalam nama pelaku seperti peserta, penonton, hadirin, pendengar, dan hadirin yang saya setia radio peserta lomba melukis dengan nomor 1017 diharapkan maju ke pada malam hari ini sangat dalam buku Pedoman Umum Bahasa Indonesia yang Disempurnakan telah diterangkan bahwa kata sapaan yang dipakai sebagai penyapaan / pengacuan ditulis dengan menggunakan huruf kapital di awal dimaksud dengan penyapaan yakni menyapa langsung baik pada saat berhadapan tatap muka ataupun lewat media seperti telepon atau sarana yang menyapa langsung satu ini baru terjadi apabila orang yang kita sapa merupakan orang kedua lawan bicara, orang yang diajak berbicara, bukan orang pertama pembicara / orang ketiga yang sedang dibicarakan.Jenis Kalimat SapaanSelain jenis kata sapaan, ada pula tiga jenis kalimat sapaan yang harus kalian, diantaranya yaitu1. Sapaan BiasaSapaan biasa adalah sapaan yang dipakai di dalam kehidupan sehari – hari serta tidak membutuhkan kalimat yang Tiyas, sibuk nggak hari ini?Hai, Sagita. Apakah kamu tahu toko baju muslim yang ada di sekitar sini?Halo, Ibra. Kamu sedang sakit ya? Wajahmu terlihat sangat Ibu Dela. Apakah Erlang sudah pulang sekolah?Hai, Adi. Bagaimana liburanmu minggu lalu? Pasti seru banget, Sapaan HormatSapaan hormat adalah sapaan yang memakai kalimat yang lebih pagi, Nyonya. Apakah Nyonya membutuhkan bantuan?Selamat datang, Tuan. Mari saya antarkan menuju nomor tempat duduk pagi, Bapak dan Ibu sekalian. Mari kita langsung saja melaksanakan rapat pada hari malam, Ibu. Silakan Ibu duduk di meja yang sudah Ibu pesan siang, Pak RT. Saya ingin melapor mengenai sanak saudara saya yang akan menginap beberapa hari ke Sapaan KasarSapaan kasar adalah sapaan yang dipakai di dalam kehidupan sehari – hari serta biasanya dipakai hanya kepada antar teman Bro. Ada jadwal apa hari ini nih?Oit, Mbek. Apa kabarmu sekarang? Kapan kamu akan pulang kampung?Hai, Lek. Mana janjimu mengenai proyek untuk aku itu?Halo, Mblo. Bagaimana kemajuan dari pdkt mu dengan gadis itu?Hai, Cantik. Lama kita tak berjumpa, ya. Makin cantik saja Kata SapaanUntuk memudahkan kalian dalam memahami uraian di atas, berikut kami sajikan beberapa contoh kata sapaan beserta penjelasannya, antara lain1. Bapak bertanya, “Pukul berapa Ibu akan pulang ke rumah?”PenjelasanKata Ibu di dalam kalimat di atas ialah kata sapaan yang dipakai sebagai penyapaan sebab dipakai untuk menyapa orang kedua orang yang sedang diajak berbicara.Kata sapaan seperti ini harus ditulis dengan menggunakan huruf Kakak berkata, “Sampaikan kepada ayah, hari ini, kakak akan terlambat pulang ke rumah”.PenjelasanKata Kakak dalam kalimat di atas dipakai untuk menyapa orang pertama diri pembicara sendiri sehingga tak termasuk ke dalam juga dengan kata ayah dalam kalimat tersebut bukan sebagai penyapaan sebab mengacu kepada orang ketiga yang sedang dibicarakan.Menurut EYD, penulisan kata seperti ini tak boleh diawali dengan menggunakan huruf Kita harus menghormati ayah yang sudah memperjuangkan hidup kita hingga seperti ayah dalam kalimat di atas mengacu kepada orang ketiga yang sedang dibicarakan sehingga tak berpersan sebagai kata seperti ini penulisannya juga tak perlu diawali dengan menggunakan huruf Selain sebagai penyapaan, kata sapaan yang dipakai sebagai pengacuan awal katanya juga harus ditulis dengan menggunakan huruf pergi ke rumah Pak kami akan mengunjungi Bapak Ibra yang sedang sakit.

kata sapaan hormat kepada ayah